PENTINGNYA BISNIS DI ERA GLOBALISASI
Pengertian
Bisnis merupakan suatu kegiatan yang di lakukan individu atau
kelompok ( organisasi ) untuk menawarkan barang dan jasa kepada
masyarakat luas dengan tujuan mencari
keuntungan atau pendapatan yang lebih dengan cara transaksi. Maksudnya
bahwa individu atau kelompok tersebut menawarkan dan menjual berupa
barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas dan membuat
masyarakat luas tersebut puas dengan apa yang di berikannya itu. Ada
banyak cara
agar bisnisman bisa menarik konsumen sebanyak-banyaknya untuk
mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Karena perlu kita ketahui bahwa
samakin banyak konsumen yang berminat kepada barang dan jasa yang di
tawarkan maka keuntungan yang di dapatkan pun akan lebih banyak lagi.
Salah satu cara yang banyak di pakai untuk menarik konsumen ialah
pembuatan iklan. Para bisnisman kebanyakan berlomba-lomba mencari
konsumennya dengan bisnisman yang lain dengan cara membuat iklan yang
sangat menarik. Iklan merupakan media penghubung antara konsumen dan
produsennya karena dengan iklan konsumen bisa tau apa-apa yang di
tawarkan dan kualitas barang atau jasa tersebut. Apalagi di zaman
sekarang ini, iklan bisa di pasang di mana-mana, baik di dunia nyata
maupun di dunia maya.
Di dunia nyata iklan di tempel di jalan-jalan, di gedung-gedung bahkan
di mana-mana iklan sangat banyak sekali meskipun tanpa kita sadari bahwa
itu adalah sebuah iklan. Maksudnya terkadang orang tidak tahu bahwa
yang di lihatnya tersebut ialah sebuah iklan, karena terlalu banyaknya
sebuah iklan dengan berbagai macam produk berupa barang maupun jasa yang
di tawarkan. Sebuah tontonan yang sangat biasa di kehidupan kita
sehari-hari. Selain di dunia nyata di era globalisasi ini iklan bahkan
bisa kita lihat di dunia maya, contohnya di internet.
Setiap kita buka situs di sebuah internet pasti terdapat iklan yang
mengenalkan atau seolah-olah mengajak kita untuk ikut dan membacanya.
Di era globalisasi ini segala sesuatunya menggunakan kecanggihan
atau tekhnologi yang tinggi agar tidak ketinggalan zaman. Dan agar lebih
mudah juga di kerjakannya. Di zaman sekarang 70% pekerjaan manusia di
lakukan bukan oleh tangan manusia itu sendiri artinya manusia dalam
mengerjakan sesuatunya melalui bantuan mesin, atau alat-alat lain yang
lebih canggih. Karena perlu kita ketahui juga ada banyak hal yang
membuat semua pekerjaan manusia di lakukan oleh mesin atau barang berupa
tekhonlogi salah satunya ialah karena perkembangan zaman itu sendiri
percuma manusia cape mengerjakan bila pekerjaan tersebut bisa di lakukan
oleh mesin atau alat-alat lainnya. Oleh karena itu media atau alat
pembantu pada kegiatan berbisnispun berupa alat-alat canggih juga.
Era globalisasi adalah zaman atau waktu yang yang semua kegiatan
manusia berkaitan dengan tekhnologi, di zaman ini terjadi banyak
perkembangan khususnya di bidang tekhnologi, seperti contohnya di zaman
sekarang ini, di zaman sekarang ini kehidupan manusia dan kegiatannya
pasti berhubungan dengan tekhnologi yang tinggi dan tekhnologi itu
sebagai alat pembantu yang sangat penting di bidang-bidang manusia itu
sendiri. Dilihat dari kenyataannya saja di zaman sekarang semua kegiatan
manusia pasti berhubungan dengan tekhnologi. Contoh kecilnya saja di
zaman sekarang pedagang bakso yang biasanya berjualan berkeliling antara
satu daerah ke daerah lainnya mendorong atau memanggul gerobak
baksonya, di zaman sekarang sudah jarang kelihatan lagi. Di zaman
sekarang pedagan bakso identik berjualan dengan menggunakan sepeda motor
atau kendaraan lainnya. Itulah contoh kecilnya di mana di zaman
sekarang ini semuanya serba canggih dan serba ekonomis. Oleh sebab itu
semakin bertingkat atau majunya suatu zaman maka tingkat kompetisi pun
akan semakin mejulang tinggi, artinya manusia-manusia di era globalisasi
ini berlomba menggunakan fasilitas yang ada untuk mencapi berbagai
macam tujuannya. Salah satunya ialah kompetisi dalam bidang bisnis.
Bisnis merupakan suatu hal yang banyak di minati masyarakat luas karena
melihat banyaknya keuntungan dan mudahnya bekerja karena faktor fasilitas yang canggih tadi. Banyak sekali peminat mendadak terjun dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan bisnis.
Hubungan antara tekhnologi dengan kegiatan bisnis serta dampak globalisasi dan perubahan tekhnologi di dunia bisnis
Tekhnologi adalah pengembangan dan penggunaan dari alat, mesin, material
dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Kata teknologi
sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan
proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Akan tetapi, penemuan
yang sangat lama seperti roda dapat disebut teknologi. Definisi lainnya
(digunakan dalam ekonomi) adalah teknologi dilihat dari status
pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya
untuk memproduksi produk yang diinginkan( dan pengetahuan kita tentang
apa yang bisa diproduksi). Oleh karenaitu, kita dapat melihat perubahan
teknologi pada saat pengetahuan teknik kita meningkat. Karena teknologi
di dunia ini ada banyak sekali maka penerapannya kemudian dibagi-bagi
lagi kedalam cabang-cabang teknologi yang sudah banyak diterapkan pada
masa kini seperti diantaranya teknologi komunikasi, teknologi nuklir,
teknologi computer, bioteknologi, teknologi kedokteran dan masih banyak
lagi teknologi-teknologi yang lainnya. Karena tekhnologi itu ialah suatu
kata yang umum dan didalamnya terdapat berbagai macam cabang. Di
kaitkan dengan tekhnologi yang sifatnya umum tersebut kegiatan bisnis
sangat erat hubungannya. Semua tekhnologi pasti di butuhkan dalam
kegiatan berbisnis sangat lah penting tekhnologi bagi kegiatan berbisnis
tersebut karena lebih cepat, lebih aman, dan lebih mudah melakukan
berbagai transaksinya. Bisnis memerlukan tekhnologi-tekhnologi yang
canggih, yang dapat membantu semua kegiatan antara konsumen dan
produsennya. Kebanyakan kegiatan bisnis memerlukan suatu tekhnologi yang
tinggi untuk membantu karena dengan tekhnologi tersebut secara otomatis
proses demi prosesnya di lakukan dengan cepat dan tidak memakan waktu
yang lama.
Sebagaimana disadari, perekonomian global telah mengalami perubahan
radikal dalam dua dasawarsa terakhir ini. Ekonomi dunia secara
keseluruhan sedang mengalami perubahan pesat dengan adanya faktor-faktor
yang mendasarinya. Faktor pertama, globalisasi, pertumbuhan
perdangangan global dan persaingan internasional yang eksplosif
berdampak pada tidak adanya negara yang dapat tetap terisolasi dari
perekonomian dunia saat ini. Jika suatu negara tetap berupaya menutup
pasarnya dari persaingan asing, maka penduduknya akan membayar lebih
mahal untuk barang domestik berkualitas rendah karena keterbatasan
alternatif. Tapi, jika membuka pasarnya, negara bersangkutan akan
menghadapi persaingan ketat yang mau tidak mau memacu usaha domestiknya
agar dikelola secara efisien dan efektif. Faktor kedua, adalah perubahan
dan kemajuan teknologi yang sedemikian pesatnya. Beberapa ahli bahkan
mengatakan bahwa sekarang ini penduduk dunia berada dalam tahap ‘post
industrialization’ dengan perkembangan teknologi yang sangant dramatik.
Apa yang dikatakan sebagai penemuan baru dalam 2 atau 3 tahun yang lalu,
sekarang mungkin dianggap ketinggalan zaman. Perkembangan internet dan
bisnis yang menyertainya dalam beberapa tahun ini juga makin terasa
dampaknya dalam aktivitas masyarakat keseharian. Kemudahan komunikasi
yang disajikan memungkinkan perolehan informasi seketika. Dekade ini
menyajikan kemajuan luar biasa dalam ketersediaan informasi, kecepatan
komunikasi, bahan-bahan baru, kemajuan biogenetika, obat-obatan, serta
keajaiban elektronika. Kemajuan teknologi komputasi, telepon, dan
televisi telah memberikan dampak besar terhadap cara perusahaan
menghasilkan dan memasarkan produk mereka. Karena teknologi telah
memberikan makanan, pakaian, perumahan, kendaraan, dan hiburan baru yang
lebih bervariasi. Jarak geografis dan budaya telah menyempit dengan
munculnya pesawat udara, mesin faks, sambungan telepon, dan komputer
global serta siaran televisi satelit. Kemajuan-kemajuan ini memaksa
perusahaan untuk mengerti bahwa hakikat pasar tidak lagi terbatas pada
ruang dan waktu.
Sebenarnya bukan hanya kegiatan bisnis saja yang membutuhkan jasa
tekhnologi yang canggih untuk mempermudah semua kegiatannya. Semua
kegiatan manusia di bantu oleh tekhnologi yang tinggi, baik kita sadari
maupun tidak kita sadari. Maksudnya terkadang kita tidak sadar bahwa apa
yang di pakai atau apa yang di lakukan oleh kita itu terbuat karena
adanya tekhnologi yang tinggi tetapi karena saking terbiasanya jadi
tidak terasa oleh kita bahwa itu semua adalah terbuat karena adanya
tekhnologi yang tinggi. Oleh karena itu di zaman sekarang sumber daya
manusia (SDM ) yang di butuhkan harus selalu berpendidikan tinggi dan
mempunyai skill yang tinggi juga karena di era globalisasi ini tingkat
kompetisinya pun tinggi. Dengan alasan-alasan itulah manusia di zaman
sekarang harus mempunyai semangat untuk mencari ilmu dan pendidikannya
pun harus tinggi.
Dengan melihat alasan-alasan di atas bahwa sebenarnya hubungan
antara tekhnologi dengan bisnis sangatlah erat khususnya di era
globalisasi ini yang semuanya memerlukan alat tekhnologi yang canggih,
alat-alat tersebut yang merupakan alat untuk membantu proses bisnis
tersebut. Dan melalui system informasi (tekhnologi) yang canggihlah
menjadi kunci menghadapi persaingan di era globalisasi ini, bersaing
dengan banyak perusahaan-perusahaan yang lain yang juga menggunakan
alat-alat canggih dan system informasi yang canggih pula.
Globalisasi dan teknologi telah mendorong seleksi alamiah yang mengarah
pada ‘yang terkuat yang bertahan’. Keberhasilan pasar akan didapat oleh
perusahaan yang mampu menyesuaikan diri dengan persyaratan lingkungan
saat ini, yaitu mereka yang mampu memberikan apa yang siap dibeli orang.
Baik individu, bisnis, kota bahkan seluruh negara harus menemukan cara
menghasilkan nilai yang dapat dipasarkan (marketable value) yaitu barang
dan jasa yang menarik minat beli. Sebagai dampak globalisasi dan
perubahan teknologi, situasi pasar saat ini didorong kearah keadaan yang
berbeda jauh sekali dibandingkan situasi pasat sebelumnya.
Perubahan-perubahan tersebut tampak pada berbagai fenomena, antara lain:
- Kekuasaan saat ini sudah beralih ke tangan konsumen.
- Skala produksi yang besar tidak lagi merupakan keharusan.
- Batasan-batasan negara dan wilayah tidak lagi menjadi kendala.
- Teknologi dengan cepat dapat dikuasai dan ditiru.
- Setiap saat akan muncul pesaing-pesaing dengan biaya yang lebih murah.
- Meningkatnya kepekaan konsumen terhadap harga dan nilai.
Situasi dan kondisi demikian memotivasi pelaku bisnis agar senantiasa
mamapu mengantisipasi pasar secara berkesinambungan dan memberikan
dorongan agar mempunyai keinginan untuk belajar dan belajar.. Untuk
itulah, agar dapat bertahan, mereka perlu menganalisis pasar, mengenali
peluang, memformulasikan strategi pemasaran, mengembangkan taktik dan
tindakan spesifik, serta menyusun anggaran pelaporan kinerja. Perusahaan
harus mampu memberikan apa yang diharapkan pelanggan dan menepati
janji-janjinya secara konsisten. Dengan demikian, perencanaan bisnis
yang benar-benar matang sangant diperlukan, sehingga bisnis dapat tumbuh
berkembang dan mampu menghasilkan laba sebagaimana diharapkan.
Perencanaan bisnis yang baik harus dapat secara jelas menggambarkan
karakteristik bisnis yang sedang atau akan dilaksanakan sehingga
pihak-pihak yang tertarik dapat melihat secara transparan dan mengerti
dengan jelas prospek perkembangannya dimasa yang akan datang.
Perencanaan bisnis yang baik harus memuat asumsi-asumsi serta alasan
yang dipergunakan sebagai dasar perhitungan, seperti dasar perhitungan
besarnya permintaan dan proyeksi penjualan, perhitungan harga pokok
penjualan, strategi-strategi yang akan dilakukan, serta berbagai
strategi manajemen untuk pengembangan bisnis.
Tantangan bisnis di Era Globalisasi
Persaingan makin ketat dengan tidak mengenal batas
Kegiatan berbisnis di era globalisasi semakin ketat persingannya, di era
globalisasi seperti sekarang inilah banyak orang yang berlomba dengan
memanfaatkan fasilitas yang ada untuk mencari keuntungan dan konsumen
sebanyak-banyaknya dengan berbagi caranya masing-masing. Persaingan di
era globalisasi ini tidak mengenal batasnya, karena di dalam dunia
bisnis dari waktu-ke waktu banyak terus menerus bertambah sehingga
semuanya tak terbatas dan menghasilkan persaingan yang ketat sekali.
Akses informasi demikian mudah, cepat dan lebih murah oleh karenanya
perluasan informasi produk (barang / jasa) yang ditawarkan harus makin
gencar
Di era globalisasi akses informasi sangatlah mudah, artinya semua orang
sangat mudah mencari informasi-informasi yang di butuhkan dalam bentuk
apapun, selain mudah di era globalisasi semua orang bisa dengan cepat
juga mengakses informasi-informasi yang ada, serta lebih murah. Dengan
ke mudahan, kecepatan dan kemurahan tadi membuat suatu tantangan bagi
para pelaku bisnis karena dengan kecepatan, kemudahan dan kemurahan itu
lah produk (barang/jasa) yang di tawarkan pun semakin gencar, para
produsen bersaing dengan memanfaatkan system informasi tersebut.
Sumberdaya alam tidak dapat dijadikan satu-satunya modal untuk memenangkan persaingan
Era globalisasi memang sangat kental atau berkaitan erat dengan
tekhnologi yang tinggi, system informasi yang sangat luas, dan lainnya
yang semakin berkembang. dengan perkembangan-perkembangan tersebut para
produsen tak hanya mengandalkan sumber daya alam yang tersedia, karena
para pelaku bisnis memanfaatkan fasilitas yang semakin canggih dan
semakin pesat. Di era globalisasi sumber daya alam tidak dapat di
jadikan satu-satunya modal untuk memenangkan persaingan meskipun masih
ada juga yang menggunakan sumberdaya alam yang ada untuk di jadikan
modal, tetapi di era sekarang ini sumber daya alam tersebut tidak dapat
di jadikan modal karena fasilitas yang ada di era globalisasi ini lah
yang memaksa bahwa sumber daya alam tak terlalu penting lagi.
Kemampuan penguasaan aturan bisnis yang bersifat global diperlukan (Ketentuan ISO, Eco-labelling, GATT, WTO, AFTA)
ISO (international organization for standardization) adalah badan
penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan
standardisasi nasional setiap Negara. Eco-labelling ialah Informasi bagi
konsumen tentang seberapa tinggi kualifikasi peduli lingkungan
(environmentally sound/awareness) suatu produk , maupun seberapa produk,
nyaman dan aman , dari segi lingkungan , aman, lingkungan penggunaan
produk tersebut. GATT (General Agreement on Tariffs and Trade) adalah
suatu perjanjian umum tentang tarif-tarif atau harga dalam perdagangan,
Organisasi Perdagangan Dunia (bahasa Inggris: WTO, World Trade
Organization) adalah organisasi internasional yang mengawasi banyak
persetujuan yang mendefinisikan "aturan perdagangan". Dan ASEAN Free
Trade Area (AFTA) merupakan wujud dari kesepakatan dari negara-negara
ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka
meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional ASEAN dengan menjadikan
ASEAN sebagai basis produksi dunia serta serta menciptakan pasar
regional bagi 500 juta penduduknya. Dengan mengetahui
organisasi-organisasi tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa di era
globalisasi ini tantangan bagi produsen salah satunya ialah meminta izin
dari organisasi-organisasi tersebut.
Keunggulan Komparatif harus ditunjang oleh keunggulan kompetitif
Keunggulan komparatif adalah (theory of comparative advantage) merupakan
teori yang dikemukakan oleh David Ricardo. Ia berpendapat bahwa
keunggulan komparatif akan tercapai jika suatu negara mampu memproduksi
barang dan jasa lebih banyak dengan biaya yang lebih murah daripada
negara lainnya, Sebagai contoh, Indonesia dan Malaysia sama-sama
memproduksi kopi dan timah. Indonesia mampu memproduksi kopi secara
efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi
timah secara efisien dan murah. Sebaliknya, Malaysia mampu dalam
memproduksi timah secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi
tidak mampu memproduksi kopi secara efisien dan murah. Dengan demikian,
Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi dan
Malaysia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi timah.
Sedangkan keunggulan Keunggulan kompetitif adalah kemampuan perusahaan
untuk memformulasi strategi pencapaian peluang profit melalui
maksimisasi penerimaan dari investasi yang dilakukan. Jadi intinya dalam
hidup berbisnis pendapatan akan di raih lebih besar dengan memanfaatkan
kedua keunggulan tersebut yang merupakan keunggulan yang sangat
penting. Tak hanya keunggulan komparatif saja yang harus di terpakan
tetapi juga kompetitif, dan usahakan keduanya saling berkebutuhan atau
memanfaatkannya satu dengan yang lainnya.
Implementasi Internet & Intranet dapat mendukung upaya menjawab tantangan bisnis era global
Internet dan intranet sangat berperan penting dalam kegiatan berbisnis
di era globalisasi ini tetapi implementasi untuk menjawab tantangan
bisnis nya menjadi sebuah tantangan bagi para pelaku bisnis, sebelumnya
kita harus ketahui terlebih dahulu arti implementasi adalah suatu proses
yang bertujuan memecahkan suatu masalah dengan interaksi. Proses
implementasi ini lah yang menjadi kendala sangat penting demi menjawab
tantangan-tantangan berbisnis di era globalisasi, di era globalisasi ini
sangat di butuhkan internet dan intranet untuk memenuhi segala
kebutuhannya dan untuk mendukung upaya menjawab tantangannya itulah
menjadi tantangan yang paling berat dalam kehidupan derbisnis di era
globalisasi.
Keuntungan berbisnis di era globalisasi
Jika berbicara tentang keuntungan berbisnis di era globalisasi ini tentu
sangat banyak keuntungan yang di dapat, selain berupa material maupun
non material. Artinya berbisnis di era globalisasi ini sangat
menguntungkan meskipun banyak tantangan yang di hadapi tetapi suatu
tantangan tersebut akan luntur dengan sendirinya oleh sebuah kebiasaan,
dan cara menghadapinya. Macam macam keuntungan berbisnis di era
globalisasi di antaranya :
Banyak fasilitas yang membantu kegiatan bisnis
Sangat jelas di katakana bahwa fasilitas pembantu sangat memudahkan
proses kegiatan manusia salah satunya ialah kegiatan berbisnis, dengan
alat alat yang tersedia kegiatan berbisnis sangat mudah di kerjakan,
cepat dan aman. Dengan system informasi yang amat sangat berkembang
pesat memudahkan suatu kegiatan bisnis menjadi sangat cepat, mudah dan
aman. Sistem informasi mempunyai 5 tipe dalam kegiatan berbisnis baik
bisnis individu maupun kelompok, yaitu sebagai:
system pengolahan transaksi, dimana semua kegiatan transaksi akan diolah
oleh suatu system tersebut dan membuat perusahaan dapat dengan mudah
dan dengan cepat mengolah semua transaksi, selain itu pengolahan
tersebut tanpa resiko yang sangat berat. Maksudnya semua transaksi
tersebut akan di catat secara otomatis ole suatyu system informasi dan
di arsipkan tanpa ada keraguan hilang atau lainnya.
System kerja berbasis pengetahuan, system informasi pun berguna membuat
suatu pengetahuan baru bagi pelaku bisnis, maksudnya Sistem informasi
dapat membantu membuat, mencipta dan mengintegrasikan pengetahuan baru
kedalam organisasi, jadi system informasi tersebutlah yang memberi
banyak pengetahuan atau member banyak masukan.
Sistem Otomatisasi Kantor, sistem informasi ini lah yang bekerja
mengotomatisasikan sebuah perusahaan artinya suatu sistem yang di
rancang untuk membuat sebuah data produktivitas pekerjanya dengan sistem
informasi ini, contohnya daftar hadir pekerja, dengan sistem informasi
yang canggih pekerja dengan otomatis dapat di absen dan nilai
pekerjaannya pun dapat di olah secara otomatis juga. Sistem otomatisasi
ini sering di pakai oleh kantor-kantor, perusahaan yang sifatnya
kelompok atau banyak karyawan dan lainnya.
Sistem informasi manajemen, sistem yang dirancang untuk memberikan
iformasi mengenai perdagangan, karyawan dan harga-harga untuk manajemen
Sistem yang merencanakan, mengendalikan dan mengambil keputusan melalui
ringkasan laporan dan data rutin, laporan-laporan yang secara rutin dan
beraturan di berikan kepada manajemen, secara otomatis. Sistem informasi
manajemen sangatlah di butuhkan dan penting, di butuhkan untuk
mengetahui berbagai hal tentang perusahaan, dan penting bagi kemajuan
sebuah perusahaan tersebut.
Sistem pendukung kebutuhan, sistem pendukung kebutuhan maksudnya ialah
sistem yang berfungsi sebagai pendukung semua kebutuhan-kebutuhan dalam
sebuah perusahaan. Sistem inilah yang menggabungkan antara data, model
dan alat analisis pengambilan keputusan tidak rutin, jadi semua kegiatan
bisnis di gabungkan dan di jadikan arsip pribadi perusahaan. Sistem
pendukung kebutuhan pun bisa juga di sebut sistem executive yang artinya
sistem yang bekerja dengan cepat mengumpulkan berbagai data dan
penganalisaan yang tidak rutin.
Ilmu pengetahuan yang didapatkan lebih banyak
Belajar bisnis tentu sangat menguntungkan semua bidang baik secara
material dan atuau non material, maksudnya secara material jika kita
belajar bisnis kita jadi bisa mendapatkan penghasilan atau pendapatan,
dan secara non materialnya kita bisa memperbanyak rekan, teman dan
bahkan kawan, dengan berbisnis kita jadi bisa tahu bagaimana cara
menjual, membeli, dan menukarkan barang atau jasa kepada yang lainnya.
Ilmu pengetahuan yang didapatkan banyak manfaatnya bagi kita semua.
Manfaat inilah yang di jadikan panduan kedepannya apabila menjadi pelaku
bisnis yang sebenarnya, selain itu juga manfaatnya ialah dapat mengenal
secara langsung dunia bisnis dan cara-cara berbisnis, bisa mengenal
cara untuk memasarkan suatu produk dan cara menjualnya. Itulah
pokok-pokok pengetahuan yang terdapat dala bisnis yang ada di era
globalisasi sekarang ini. Ilmu pengetahuannya pun tidak sekedar
materinya saja, akan tetapi juga prakteknya di lapangan.
Cara sukses bisnis di era globalisasi
Dalam menghadapi tantangan global, diperlukan inovasi untuk menumbuhkan
semangat kewirausahaan. Apalagi saat ini pasar global sedang menghadapi
perbaikan yang akan memberikan banyak peluang bagi para wirausahawan di
pasar perdagangan yang baru.Pada saat perekonomian dunia dan
sektor-sektor utama bisnis sedang menghadapi tantangan yang luar biasa,
kita perlu terus berinovasi dan menumbuhkan semangat kewirausahaan,
walaupun beberapa negara di Eropa masih menghadapi sejumlah tantangan
ekonomi, bisa dipastikan bahwa perekonomian global sedang menuju ke arah
perbaikan yang tentunya akan memberikan banyak peluang bagi para
wirausahawan di pasar perdagangan yang baru.Agar sukses dalam era
globalisasi, wirausahawan harus siap menghadapi bertambahnya kompetisi
global dalam pasar global dalam pasar lokal dan pada saat yang sama siap
memanfaatkan peluang untuk masuk ke pasar global. wirausahawan dapat
mendapatkan keuntungan dari pasar-pasar yang baru terbuka dengan
mendapatkan pengertian yang mendalam atas pasar global, menggunakan
presentasi online dan menyesuaikan produk dan jasa untuk pasar-pasar
ini.
Selain itu juga untuk sukses di era globalisasi ini kita memerlukan
etika-etikanya, etika inilah yang membuat konsumen seakan ingin untuk
berminat dengan barang dan jasa yang di tawarkan. Setiap orang dalam
kehidupan sehari-hari, akan selalu melihat atau berhubungan langsung
dengan berbagai jenis kegiatan bisnis. Baik itu bisnis yang dilakukan
oleh golongan menengah ke bawah ataupun pengusaha golongan atas. Semua
kegiatan bisnis yang dilakukan haruslah mempunyai etika, yaitu seorang
pelaku bisnis harus mempunyai tindakan yang terpuji seperti jujur dalam
berbisnis, selalu belajar dari setiap kegagalan yang pernah dialami, dan
tidak bersifat serakah atau tamak.
Seorang pelaku bisnis harus dapat membaca setiap peluang yang ada tanpa
harus terpengaruh oleh orang lain dan berani untuk mengambil resiko, ini
merupakan modal awal dalam menghadapi era globalisasi dimana
perdagangan dunia jauh lebih bebas di masa mendatang. Dalam kondisi
tersebut, semua pelaku bisnis harus siap untuk berkompetisi dengan
tujuan agar memperoleh keuntungan yang maksimal. Tetapi perlu diingat,
walaupun tujuan bisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan, bisnis
tersebut harus tetap mentaati segala peraturan yang ada dengan tidak
menghalalkan segala cara agar semua keinginan dapat tercapai.
Etika bisnis merupakan suatu usaha yang mendorong orang untuk selalu
mematuhi dan melaksanakan persaingan bisnis yang sehat. Setiap pelaku
bisnis memiliki cara yang berbeda-beda dalam menciptakan bisnis yang
beretika, tetapi hal yang paling mendasarnya adalah mengendalikan diri
dari tindakan main curang dan korupsi.
Beberapa hal yang harus dimiliki untuk menciptakan tindakan bisnis yang beretika :
1. Mampu menentukan tindakan mana yang harus dijalankan dan mana yang harus dihindari,
2. Mempunyai niat yang baik dalam berbisnis,
3. Jujur dalam berbisnis,
4. Tidak bersifat serakah atau tamak,
5. Memiliki sifat bertanggung jawab,
6. Mengendalikan diri dari tindakan main curang, dan
7. Tidak mudah terpengaruh oleh orang lain.
Dengan etika yang seperti di atas tadi, konsumen yang menawar atau
membeli barang kita berkemungkinan besar untuk berminat tinggi dan
menjadi konsumen tetap, selain itu produsennnya pun akan di segani oleh
para pesaingnya.
Kesimpulan
Bisnis merupakan suatu kegiatan yang di lakukan individu atau
kelompok ( organisasi ) untuk menawarkan barang dan jasa kepada
masyarakat luas dengan tujuan mencari keuntungan atau pendapatan yang
lebih dengan cara transaksi. Era globalisasi adalah zaman atau waktu
yang yang semua kegiatan manusia berkaitan dengan tekhnologi. Di era
globalisasi ini segala sesuatunya menggunakan kecanggihan atau
tekhnologi yang tinggi agar tidak ketinggalan zaman. Dan agar lebih
mudah juga di kerjakannya. Jadi di era globalisasi ini kita di tuntut
untuk bisa belajar berbisnis melalui sistem informasi yang di era
globalisasi ini sistem informasi tersebut sangat di butuhkan untuk
melancarkan, mempermudah dan mempercapat semua proses kegiatannya. Di
era globalisasi sekarang ini pun untuk menyeimbangkan perkembangan zaman
yang makin berkembang dengan pesatnya manusia di tuntut untuk belajar
dan belajar. Jadi dapat di simpilkan bahwa kita belajar bisnis agar bisa
menyeimbangkan suatu perkembangan zaman, dimana di zaman tersebut (era
globalisasi) di wajibkan untuk mengetahui berbagai macam kegiatan
manusia termasuk kegiatan bisnis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar